News List

Mengulas Kedalaman "Terapi Emosi": Mengapa Mengelola Perasaan adalah Kunci Kebahagiaan. Dalam perjalanan hidup, emosi adalah kemudi yang menentukan arah tindakan kita. Namun, seringkali kita justru "disetir" oleh emosi tersebut. Buku "Terapi Emosi" karya Rambu Prihatin menawarkan perspektif segar bahwa penyembuhan emosional (emotional healing) tidak harus selalu lewat proses yang rumit dan melelahkan secara akademis.

 

Emotional Healing adalah salah catu cara yang bisa dipilih untuk menekan energi negativ tersebut dan mengelolanya. Emotional Healing adalah sebuah cara yang dilakukan individu untuk membangun energi positif dari emosi-emosi yang sedang ia rasakan. Membangun energi positif tersebut bisa didasarkan pada kebiasaan positif seseorang atau mengikuti cara-cara tertentu seperti meditasi atau terapi.

 

Berikut adalah poin-poin mendalam yang dieksplorasi dalam upaya mencapai kewarasan jiwa:

1. Memahami "Emotional Baggage" (Beban Emosi)

Banyak dari kita membawa beban dari masa lalu yang belum tuntas—entah itu kegagalan, patah hati, atau kritik keras dari orang tua. Buku ini mengajak kita untuk melakukan "inventarisasi emosi". Tanpa kita sadari, reaksi kita hari ini (seperti mudah marah atau baper) seringkali merupakan proyeksi dari luka lama yang belum sembuh.

 

2. Teknik "Tanpa Ribet": Mindful Living

Sesuai subjudulnya, "Seni Menguasai Emosi Tanpa Ribet", inti dari metode ini biasanya terletak pada kesadaran penuh (mindfulness). Beberapa cara praktisnya meliputi:

  • Pause (Berhenti Sejenak): Sebelum membalas chat yang memancing emosi atau merespons kritik, berikan jeda 10 detik untuk bernapas.
  • Labeling (Memberi Nama): Mengatakan "Saya sedang merasa cemas" jauh lebih membantu daripada hanya merasa "sesak" tanpa tahu penyebabnya. Memberi nama pada emosi mengurangi kekuatan emosi tersebut atas diri kita.

 

3. Pentingnya Self-Compassion (Welas Asih pada Diri Sendiri)

Kita sering menjadi kritikus paling kejam bagi diri sendiri. Buku ini mengingatkan bahwa emotional healing mustahil terjadi jika kita terus menghakimi diri atas kesalahan yang dibuat. Menjadi "sahabat" bagi diri sendiri saat sedang jatuh adalah pondasi utama dari kesehatan jiwa.

 

4. Hubungan Antara Emosi dan Fisik

Pernahkah Anda merasa sakit perut saat cemas atau sakit kepala saat stres berat? Tubuh adalah "papan pengumuman" bagi emosi kita. Terapi emosi mengajarkan kita untuk mendengarkan sinyal tubuh. Jika tubuh merasa lelah, itu adalah sinyal bahwa jiwa pun butuh istirahat.

 

Berikut adalah 10 cara dalam melakukan emotional healing:

  1. Jadilah dirimu sendiri
  2. Ciptakan dirimu
  3. Cinta dan dicintai
  4. Ambil pegangan dipikiran anda
  5. Lupakan masa lalu
  6. Matikan kecemasan
  7. Buat makna
  8. Biarkan makna lebih penting dari pada mood
  9. Upgrade kepribadian anda
  10. Menghadapi keadaan

 

5 contoh emotional healing:

  1. Musik (musik menjadi sebuah pencarian ketika kita ingin memperbaiki emosi atau meningkatkan emosi positif kita)
  2. Tertawa (tertawa menjadi bagian penting dalam hidup, ada saatnya terasa begitu mudah didapatkan, adakalanya menjadi mahal)
  3. Berkeringatlah (berkeringat baik aktivitas olahraga atau membersihkan sesuatu menjadi sebuah hal yang sangat penting dalam bagian emotional healing)
  4. Curhat (curhat dalam bentuk apapun terutama dalam bentuk tulisan membuat kita lebih ingat pengalaman dimasa lalu dan menjadikannya pembelajaran, dan memastikan bahwa diri kita sendiri maupun orang lain tidak melakukan kesalahan yang sama)
  5. Social life (bentuk social life bisa bermacam-macam dan biasanya didasarkan pada hobi masing-masing)

 

Jadi buku ini memosisikan untuk memberi gambaran bagaimana emotional healing dapat menjadi alternatif dalam membangun mood positif sampai pada pengelolahan energi-energi negatif.

Comment

Search News

Popular News

TERAPI JUS BUAH...

Sebelum kita mengetahui bagaimana cara...

Siswa SMP Islam...

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh...

Rahasia Awet Muda...

Setiap orang mendambakan hidup yang...

ISTIQOMAH: Jalan Menuju...

Pendahuluan: Sebuah Perenungan Usia

Menulis tentang...

Titik Terendah...

Titik Terendah dalam Kehidupan terkadang...

2026 © copyright by SMP Islam Al-Hadiriyah. All rights reserved.